NUSA TENGGARA BARAT — Google kembali menguji sejumlah fitur baru untuk aplikasi Messages di Android. Pembaruan ini mencakup perubahan antarmuka, opsi personalisasi, hingga peningkatan fungsionalitas RCS yang akan dirasakan pengguna secara bertahap. Sebagian fitur sudah masuk ke versi stabil, sementara yang lain masih dalam tahap uji beta.
Salah satu perubahan paling terlihat adalah pada menu yang muncul saat pengguna menekan lama (long-press) sebuah pesan atau gambar. Alih-alih toolbar di bagian atas, kini muncul menu mengambang (floating menu) dengan latar belakang yang dikaburkan. Pengguna juga bisa menyalin hanya sebagian teks percakapan, bukan seluruh pesan seperti sebelumnya.
Google juga menambahkan opsi "Customizable attachments grid" yang memungkinkan pengguna mengatur tata letak ikon lampiran sesuai preferensi. Fitur ini masih dalam tahap beta dan belum tersedia untuk semua pengguna.
Fitur "Chat theme" kini menggantikan opsi "Change colors" yang diperkenalkan pada 2024. Melalui menu tiga titik, pengguna bisa mengubah warna gelembung pesan dan latar belakang percakapan secara terpisah. Tersedia sembilan pilihan warna, dengan opsi Dynamic Color yang menyesuaikan warna gelembung dengan latar belakang chat. Untuk wallpaper, Google menyediakan koleksi bertema Animals, Architecture, Black & White, Cityscapes, Landscapes, Macro, Space, Sunsets, dan Textures, atau pengguna bisa mengunggah gambar sendiri.
Kabar baik bagi pengguna yang sering berkomunikasi dengan pengguna iPhone. Saat iOS 27 rilis musim gugur nanti, percakapan RCS antara Android dan iPhone akan mendukung balasan inline dengan kutipan (quotes) dan reaksi foto menggunakan emoji asli, bukan sekadar deskripsi teks. Fitur ini saat ini masih dalam pengujian beta.
Google kembali mengubah tampilan tanda centang konfirmasi dibaca (read receipts). Setelah sempat menguji ikon satu lingkaran di dalam gelembung pesan, kini mereka kembali ke desain dua lingkaran di bawah pesan. Namun, ada varian baru yang sedang diuji: timestamp dan ikon enkripsi tidak lagi ditampilkan langsung, melainkan bisa dilihat dengan menggeser (swipe) ke kiri. Sementara itu, balasan langsung bisa diakses dengan menggeser ke kanan.
Untuk Messages for web, Google mulai menghapus metode pairing dengan kode QR. Pengguna kini diarahkan untuk masuk menggunakan akun Google. Metode lama masih berfungsi hingga akhir April, tetapi akan segera diganti sepenuhnya.
Sejumlah fitur yang sebelumnya diuji kini sudah tersedia di versi stabil. Di antaranya adalah tombol pesan suara dengan warna lebih tegas, fitur "Tap to draft" yang mengurangi kesalahan kirim Smart Reply, serta enkripsi RCS untuk percakapan Android-iPhone dengan iOS 26.5. Fitur lain yang sudah masuk versi stabil termasuk folder sampah (trash), berbagi lokasi real-time, @mentions di chat grup RCS, deteksi penipuan bertenaga Gemini, riwayat edit di halaman Detail, hingga desain ulang galeri dan kamera dengan opsi pengiriman 'Original quality'.
Di Amerika Serikat, Samsung secara resmi menghentikan aplikasi Samsung Messages. Pengguna perangkat Samsung dengan Android 14 ke atas akan dialihkan otomatis ke Google Messages, dan aplikasi tersebut akan "berpindah secara otomatis" ke dock layar utama setelah proses migrasi.
Google masih menguji sejumlah fitur lain yang belum tentu hadir untuk semua pengguna. Beberapa di antaranya adalah tombol edit pesan RCS, pencarian grup di layar percakapan baru, transfer data Messages penuh di Pixel 9, filter kamera untuk wajah, tombol "Magic Rewrite", dan desain ulang kolom teks dengan mode satu baris. Ada juga fitur penghapusan untuk semua orang (delete for everyone), ikon profil khusus untuk grup, serta peringatan konten sensitif (Sensitive Content Warnings).
Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan ini akan hadir bertahap melalui Play Store. Fitur-fitur yang masih dalam tahap beta bisa dicoba melalui program Google Beta, namun perlu diingat bahwa stabilitasnya belum terjamin untuk penggunaan harian. Untuk pengguna yang menginginkan pengalaman paling mulus, menunggu rilis versi stabil adalah pilihan yang lebih bijak.