UIN Mataram dan UniSZA Malaysia Gelar Pengabdian Lintas Negara di Lombok, 10 Mahasiswa Asing Belajar Budaya Lokal

Penulis: Khoirul Anwar  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:13:01 WIB
Rektor UIN Mataram menyambut kedatangan mahasiswa Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia di kampus UIN Mataram, Lombok.

MATARAM — Pulau Lombok resmi menjadi lokasi program pengabdian masyarakat lintas negara yang mempertemukan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini diikuti oleh mahasiswa Program Mobiliti Pelajar Ijazah Sarjana Muda Pendidikan UniSZA.

Kedatangan rombongan mahasiswa Malaysia itu disambut langsung oleh Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnuan Tahir bersama Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Dr. Lalu Ahmad Zainuri, serta jajaran wakil dekan. Pertemuan awal tersebut menjadi ajang penyamaan visi program sekaligus pengenalan lingkungan akademik, sosial, dan budaya yang akan dijalani para mahasiswa selama di Lombok.

Lombok Dinilai Layak Jadi Ruang Belajar Global bagi Mahasiswa Asing

Rektor UIN Mataram menegaskan bahwa program pengabdian lintas negara ini memiliki nilai strategis karena memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar ruang kelas. Menurutnya, mobilitas internasional harus mampu mempertemukan pengetahuan akademik dengan realitas sosial di masyarakat.

"Lombok memiliki kekayaan sosial, budaya, dan kehidupan keagamaan yang sangat kuat. Ini dapat menjadi ruang belajar global bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya datang untuk melaksanakan program, tetapi juga belajar bersama masyarakat, memahami budaya lokal, serta membangun pengalaman dan persahabatan lintas negara," ujar Rektor.

Mahasiswa Lokal Jadi Pendamping untuk Perkuat Interaksi Lintas Budaya

Untuk memperkuat proses pertukaran pengalaman tersebut, UIN Mataram menerjunkan sejumlah mahasiswa sebagai student volunteer. Mereka bertugas mendampingi peserta UniSZA selama menjalankan agenda kegiatan sosial di berbagai lokasi di Pulau Lombok.

Pendampingan ini dirancang agar tercipta interaksi langsung dan pembelajaran lintas budaya antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia. Selain memperkuat kemampuan komunikasi antarnegara, keterlibatan mahasiswa lokal diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

Target Jangka Panjang: Riset Kolaboratif dan Publikasi Internasional

Kolaborasi pengabdian masyarakat selama sepekan ini merupakan bagian dari upaya UIN Mataram memperkuat internasionalisasi kampus melalui kegiatan yang konkret dan berdampak langsung. Ke depan, kemitraan dengan UniSZA Malaysia diharapkan tidak berhenti pada program mobilitas mahasiswa semata.

Rektor berharap kerja sama ini berkembang lebih luas mencakup mobilitas dosen, riset kolaboratif, publikasi internasional, serta berbagai program pengabdian masyarakat lintas negara lainnya. "Interaksi mahasiswa kedua perguruan tinggi dapat melahirkan jejaring kolaborasi generasi muda yang berkelanjutan," harapnya.

Program ini sekaligus menjadi momentum bagi UIN Mataram untuk menunjukkan peran aktifnya dalam percaturan pendidikan tinggi Asia Tenggara, khususnya dalam membangun generasi yang memiliki perspektif global tanpa kehilangan kepekaan terhadap persoalan sosial di tingkat lokal.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: ampenannews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top