NUSA TENGGARA BARAT — Laga pamungkas fase grup tersebut menjadi penentu bagi Persebaya untuk lolos langsung tanpa bergantung pada tim lain. Bermain di hadapan publik sendiri, tim asuhan pelatih kepala langsung tampil agresif sejak menit awal.
Tekanan demi tekanan dilancarkan lini depan Persebaya ke pertahanan PSMS. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor masih 0-0 hingga turun minum. PSMS beberapa kali merepotkan lewat serangan balik cepat, namun belum mampu membobol gawang tuan rumah.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan Persebaya tak kendur. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Sebuah skema serangan dari sisi sayap berhasil dikonversi menjadi gol oleh striker Persebaya. Keunggulan 1-0 ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini memastikan Persebaya finis sebagai juara grup dengan poin sempurna. PSMS Medan, yang sebelumnya masih berpeluang lolos, harus puas tersingkir setelah tak mampu meraih hasil maksimal di laga hidup mati ini.
Dengan hasil ini, Persebaya berhak melaju ke babak semifinal Piala Presiden 2026. Skuad Bajul Ijo kini akan menunggu hasil pertandingan grup lain untuk mengetahui lawan yang akan dihadapi. Laga semifinal dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.
Pelatih Persebaya dalam konferensi pers usai laga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. “Kami bermain sesuai rencana. Meski gol baru lahir di babak kedua, dominasi sudah terlihat sejak awal. Ini kemenangan tim yang solid,” ujarnya.
Kemenangan ini membawa Persebaya mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, PSMS Medan harus mengakhiri turnamen dengan raihan 3 poin. Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 akan diumumkan panitia pelaksana dalam waktu dekat.