NUSA TENGGARA BARAT — Pemain berusia 26 tahun itu resmi diumumkan sebagai penggawa anyar Arsenal pada Sabtu (27/7) setelah ditebus dari Newcastle United dengan nilai transfer £75 juta. Sehari berselang, ia diperkenalkan kepada para pendukung di Stadion Emirates sebelum laga persahabatan melawan Borussia Dortmund.
Suporter yang memadati Emirates pada laga kontra Como sudah menantikan aksinya sejak awal. Namun, mereka harus bersabar karena Guimaraes baru diturunkan pada babak kedua. Begitu menginjak lapangan, teriakan "Bruno" langsung menggema di seluruh penjuru stadion saat gelandang bernomor punggung 39 itu bersiap mengambil posisi.
Satu Tekel dan Satu Umpan yang Membuat Emirates Bergemuruh
Guimaraes tak butuh waktu lama untuk memikat hati penggemar barunya. Pada sentuhan pertamanya, ia langsung melakukan tekel untuk memotong serangan balik cepat Como, kemudian mengalirkan bola ke David Raya. Aksi sederhana itu disambut sorak sorai penonton seolah-olah itu adalah sebuah gol.
Penampilannya semakin menarik saat Mikel Arteta memasukkan Mikel Merino dan Martin Odegaard di menit ke-60. Guimaraes langsung turun menjadi gelandang bertahan paling dalam, posisi yang menjadi langganannya di Newcastle. Beberapa kali ia mencoba melepaskan umpan terobosan di belakang pertahanan Como, salah satunya berujung gol Kai Havertz yang dianulir karena offside.
Koneksi apik antara Guimaraes dan kapten Arsenal, Martin Odegaard, mulai terlihat di laga ini. Hal itu menjadi sinyal positif bahwa pemain anyar tersebut bisa membantu The Gunners menemukan ritme serangan mereka musim ini.
Momen Penalti dan Kesiapan Hadapi Manchester City
Setelah pertandingan usai, kedua tim menjalani adu penalti yang sudah disepakati sebelumnya. Guimaraes dengan percaya diri mengeksekusi tendangan penaltinya dan berhasil menjaringkan bola. Momen ini tentu menjadi suntikan moral berharga jelang laga kompetitif pertama Arsenal musim ini.
"Kami lihat saja. Dia baru menjalani tiga sesi latihan, tapi dia terlihat bagus," ujar Arteta dalam konferensi pers usai laga. "Dia benar-benar mendesak untuk bermain hari ini. Saya pikir dia ingin segera menjalani debut dan merasakan bermain di depan penggemar kami. Anda langsung merasakan koneksi yang kuat dan dia adalah pemain yang akan membuat kami lebih baik, tanpa diragukan."
Arteta Bungkam soal Spekulasi Masa Depan Lewis-Skelly
Di luar penampilan Guimaraes, laga ini juga diwarnai aksi Myles Lewis-Skelly yang membuka keunggulan Arsenal di babak pertama. Pemain berusia 19 tahun itu merayakan golnya dengan gestur hati ke arah seluruh sisi tribun, sebuah selebrasi yang dianggap sebagai respons atas rumor ketertarikan dari Manchester United dan Chelsea dalam beberapa hari terakhir.
Saat dimintai komentar mengenai masa depan Lewis-Skelly, Arteta memilih bungkam. "Dia pemain yang sangat emosional. Ingat saat dia melakukan semua gestur di lapangan? Saya tidak akan berbicara tentang spekulasi apa pun. Jika ada spekulasi tentang pemain kami, itu pertanda baik, itu artinya kami menarik perhatian dan mereka melakukan pekerjaan dengan baik," tegasnya.