JAJAGO Kenalkan Komo, Campervan Karya Anak Bangsa Berbasis Isuzu ELF NLR di GIIAS 2026

Penulis: Luthfi Hakim  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 11:56:32 WIB
JAJAGO memperkenalkan Komo, campervan berbasis Isuzu ELF NLR, di ajang GIIAS 2026.

NUSA TENGGARA BARAT — Jakarta — Gaya hidup berkendara sambil tinggal di dalam kendaraan atau motorhome mulai menemukan pasarnya di Indonesia. Menyasar tren tersebut, JAJAGO memperkenalkan Komo, sebuah campervan yang dikembangkan dari basis kendaraan komersial Isuzu ELF NLR, dalam pameran GIIAS 2026.

Komo bukan sekadar kendaraan pameran. Produk ini dirancang sebagai hunian berjalan yang mampu menunjang perjalanan jarak jauh sekaligus aktivitas kreator konten yang kerap berpindah lokasi.

Kolaborasi Tiga Pihak untuk Pasar Gaya Hidup

Pengembangan Komo melibatkan PT Isuzu Astra Motor Indonesia sebagai penyedia sasis dan Delima Mandiri sebagai karoseri. Pemilihan Isuzu ELF NLR B sebagai basis utama mempertimbangkan fleksibilitas sasis yang mudah dimodifikasi menjadi ruang hunian tanpa menghilangkan fungsi komersialnya.

Dimensi sasis yang digunakan memiliki panjang 4.700 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 2.205 mm. Ruang ini dinilai cukup untuk mengakomodasi berbagai fasilitas penunjang perjalanan seperti area tidur, dapur sederhana, hingga ruang penyimpanan multifungsi.

Product Manager PT Delima Mandiri, Albertus Whitney, menilai sasis Isuzu memberikan keleluasaan bagi timnya untuk berkreasi. "Selama proses pembuatan campervan, kami merasakan bagaimana sasis yang dimiliki Isuzu ELF NLR sangat mempermudah untuk dikreasikan sebagai campervan dan mampu memuat berbagai fasilitas yang dibutuhkan sebagai sebuah kendaraan rekreasional," ujarnya di GIIAS 2026.

Mesin Euro 4 dan Fitur Penunjang Perjalanan Jauh

Komo mengandalkan mesin diesel Common Rail 4JJ1-TC yang memproduksi tenaga 120 PS pada 2.600 rpm dan torsi puncak 36 kg.m di 1.500 rpm. Mesin ini telah memenuhi standar emisi Euro 4 berkat penggunaan Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC).

Isuzu turut melengkapi sistem bahan bakar dengan penyaringan ganda melalui tambahan pre-fuel filter. Langkah ini bertujuan menjaga performa mesin sekaligus menekan biaya perawatan saat kendaraan digunakan menjelajah lintas daerah.

Dari sisi kabin, ELF NLR dibekali Multi Information Display, kursi pengemudi yang dapat diatur, tilt steering, USB charging 2,4A, soket listrik 24V/120W, serta blower yang bisa dipadukan dengan sistem pendingin kabin. Fitur-fitur tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menghabiskan waktu berhari-hari di perjalanan.

Target: Membuka Wawasan Masyarakat soal Budaya Motorhome

Perwakilan JAJAGO, John, mengatakan kehadiran Komo di GIIAS 2026 bertujuan mengubah persepsi publik terhadap kendaraan komersial. Menurutnya, kendaraan niaga tidak hanya berfungsi mengangkut barang, tetapi juga bisa diadaptasi menjadi sarana rekreasi yang nyaman.

"Melalui kehadiran Komo di GIIAS 2026, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwasanya di Indonesia juga ada motorhome yang layak dan bisa merasakan pengalaman menikmati alam seperti yang dilakukan di luar negeri," kata John di GIIAS 2026.

Selama pameran berlangsung, JAJAGO dijadwalkan mengadakan sesi meet and greet dengan pengunjung serta berbagai aktivitas digital di booth Isuzu. Komo menjadi salah satu bukti bahwa industri karoseri dalam negeri mampu menghasilkan produk rekreasi berstandar global dengan dukungan rantai pasok lokal.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top