Pencarian

Botol Plastik di MotoGP Mandalika Dihargai Rp1.000, Pengunjung Bisa Tukar Jadi Saldo Rekening

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 05:31:31 WIB
Botol Plastik di MotoGP Mandalika Dihargai Rp1.000, Pengunjung Bisa Tukar Jadi Saldo Rekening
Pengunjung memasukkan botol plastik ke mesin penukar di area Sirkuit Mandalika.

LOMBOK TENGAH — Program bertajuk "Yok Kita Gas, Gerakan Kelola Sampah" itu mengajak penonton memilah sampah langsung dari sumbernya. Dua mesin penukar botol ditempatkan di area VIP dan festival Sirkuit Mandalika.

Strategic Communication Plasticpay, Imam Pesuwaryantoro, menyebut kolaborasi dengan Bank BRI ini sebagai cara mendorong kebiasaan memilah sampah di kalangan pengunjung. Peserta yang berhasil mengumpulkan 100 botol pertama bisa memperoleh Rp100.000.

Insentif Rp1.000 per Botol, Poin Bisa Masuk Rekening

Pengunjung memasukkan botol plastik ke mesin, lalu poin yang terkumpul dapat dikonversi menjadi saldo rekening bank. Mekanisme ini berlaku selama acara MotoGP berlangsung.

"Jadi di sini kita pengen mengajak seluruh pengunjung, seluruh masyarakat yang ada di MotoGP untuk memilah sampah botol plastik ke reverse vending machine Bank BRI. Satu botol plastik selama acara MotoGP kita hargai 1.000 poin atau Rp1.000," kata Imam, Jumat, 9 Oktober 2026.

Imam menegaskan bahwa imbauan saja tidak cukup untuk mengubah perilaku warga. Menurutnya, insentif dan edukasi harus berjalan bersamaan agar orang mau memilah sampah dari sumbernya.

"Pertolongan sampah enggak cukup hanya dihimbau. Perlu ada reward, perlu ada insentif, perlu ada edukasi agar orang mau memilah sampah dari sumber," ujarnya.

Dari Botol Bekas Jadi Bahan Baku Produk UMKM

Plasticpay menyatakan program ini tidak berhenti pada pengumpulan botol. Sampah yang terkumpul diolah menjadi bahan baku untuk berbagai produk, mulai dari recycle felt, fiber, hingga geotextile.

Bahan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membuat beragam produk, termasuk produk UMKM. Imam menyebut pendekatan ini membuka peluang ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs.

"Enggak hanya mengumpulkan sampah saja, tapi ada namanya supply chain, ada value chain. Sehingga setiap orang bisa mendapatkan manfaat ekonomi, manfaat sosial, dan manfaat lingkungannya," jelas Imam.

Untuk mengangkut botol yang terkumpul, tim Plasticpay memantau kapasitas mesin melalui sensor dan dasbor waktu nyata. Ketika mesin penuh, sistem mengirimkan notifikasi kepada petugas untuk mengambil sampah.

Sejak 2024, tapi Data Pengurangan Sampah Belum Ada

Keterlibatan Plasticpay dalam MotoGP Mandalika telah berlangsung sejak 2024. Selama tiga tahun penyelenggaraan, program ini mengusung pendekatan serupa untuk mengedukasi penonton dan ofisial agar memilah sampah.

Imam mengklaim antusiasme pengunjung pada tahun-tahun sebelumnya cukup tinggi. Sejumlah orang bahkan mengumpulkan botol plastik dalam karung demi memperoleh insentif.

Namun, besarnya antusiasme belum cukup untuk menunjukkan dampak lingkungan program tersebut. Saat ditanya mengenai tren pengurangan sampah dari tahun ke tahun, Imam belum memberikan angka pembanding.

Ia mengatakan timnya perlu memeriksa data sebelum menyampaikan kesimpulan. "Untuk pengurangan sampah kita harus selesaikan dulu. Sebetulnya setelah selesai acara ini, rekamannya masih berlangsung," pungkasnya.

Follow www.lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks