Pencarian

Bawaslu Kota Mataram Petakan 4 Isu Kepemiluan, dari Pemisahan Pemilu hingga Wacana Pilkada 2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 05:31:01 WIB
Bawaslu Kota Mataram Petakan 4 Isu Kepemiluan, dari Pemisahan Pemilu hingga Wacana Pilkada 2030
Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril berbicara dalam konsolidasi bersama insan pers di Mataram.

MATARAM — Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril menyatakan konsolidasi bersama insan pers digelar untuk menyerap pandangan jurnalis terhadap dinamika kepemiluan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Menurut dia, pandangan tersebut dibutuhkan karena lanskap pemilu terus berubah.

Yusril menyebut sejumlah isu yang tengah berkembang menjadi bahan diskusi. Salah satunya wacana pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah, serta pelaksanaan Pilkada 2030 yang masuk pembahasan.

Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah Jadi Sorotan

Isu pertama yang dibahas adalah wacana pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah. Skenario ini dinilai bakal mengubah peta pengawasan di tingkat kota dan kabupaten.

Pembahasan juga menyentuh mekanisme pemilihan kepala daerah. Muncul wacana apakah pilkada tetap dilakukan secara langsung oleh masyarakat atau melalui perwakilan.

“Berbagai wacana kepemiluan itu yang sedang dibahas. Termasuk kemungkinan perubahan mekanisme dan kelembagaan penyelenggara pemilu,” ujar Yusril pada Kamis (8/10).

Wacana Penambahan Komisioner Bawaslu

Yusril mengungkapkan adanya wacana penambahan jumlah komisioner Bawaslu pada periode pemilu mendatang. Dalam skema yang beredar, jumlah anggota Bawaslu RI direncanakan menjadi sembilan orang.

Bawaslu provinsi dalam skema tersebut diusulkan beranggotakan tujuh orang, sedangkan Bawaslu kabupaten/kota lima orang. “Itu yang sedang digodok oleh pemerintah,” kata Yusril.

Silaturahmi ke 12 Pimpinan Partai Politik

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Mataram Bambang Suprayogi menambahkan, konsolidasi tidak hanya dilakukan bersama insan pers. Bawaslu sebelumnya menggelar silaturahmi dengan pimpinan partai politik.

Dari 18 partai peserta pemilu di Kota Mataram, sebanyak 12 pimpinan partai telah mengikuti pertemuan tersebut. “Kita gelar pertemuan dengan pimpinan partai. Kegiatan silaturahmi di luar kegiatan Pemilu,” kata Bambang.

Edukasi Pengawasan Pemilu Menyasar Generasi Z

Bawaslu Kota Mataram juga menyasar pemilih dari kalangan generasi Z. Kegiatan pendidikan pemilu rutin digelar bagi pelajar di sejumlah sekolah di Kota Mataram.

Program tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai kepemiluan sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu. “Kegiatan itu sebagai upaya Bawaslu memberi edukasi pengawasan Pemilu di sekolah,” pungkas Bambang.

Follow www.lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks