MATARAM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di darat, sekitar 14 kilometer tenggara Lombok Barat. Titik pusatnya berada pada koordinat 8,81° Lintang Selatan dan 116,16° Bujur Timur. Hasil pemodelan BMKG memastikan guncangan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Getaran Terasa hingga Denpasar dan Sumbawa
Estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan intensitas berbeda di sejumlah wilayah. Kota Mataram mencatat guncangan terkuat pada skala IV-V MMI, kondisi ketika getaran dirasakan hampir seluruh penduduk dan banyak orang terbangun.
Lombok Tengah berada pada skala III-IV MMI. Adapun Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Sumbawa merasakan getaran pada skala III MMI.
Gempa juga terasa hingga Kuta dengan skala II-III MMI serta Denpasar, Bali, pada skala II MMI. Hingga pukul 04.45.00 WITA, BMKG mencatat satu gempa susulan berkekuatan M1,3.
Dipicu Deformasi Batuan di Dalam Lempeng
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi menengah. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa dipicu deformasi batuan di dalam lempeng.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault," jelas Sumawan.
Kedalaman hiposenter 82 kilometer menempatkan gempa ini pada kategori menengah, berbeda dengan gempa dangkal yang biasanya memicu guncangan lebih merusak di permukaan.
Imbauan BMKG ke Warga NTB
BMKG memastikan akan terus memonitor perkembangan aktivitas gempa bumi, termasuk kemungkinan gempa susulan. Informasi terbaru disampaikan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.
BMKG mengingatkan agar informasi terkait gempa hanya bersumber dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.