NUSA TENGGARA BARAT — Persib Bandung mengirim sejumlah staf ke Johor Darul Ta'zim dan FC Seoul pada awal Oktober 2026 untuk mempelajari manajemen klub serta pengelolaan fasilitas modern. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Maung Bandung membangun fondasi klub berstandar Asia, tidak hanya di atas lapangan tetapi juga dalam tata kelola dan infrastruktur.
Kunjungan kerja tersebut membawa rombongan Persib melihat langsung bagaimana dua klub besar Asia mengelola stadion dan lapangan latihan mereka. FC Seoul dijadikan rujukan dalam manajemen klub profesional, sementara JDT menjadi contoh pengelolaan fasilitas berstandar tinggi.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan ilmu yang diperoleh dari kunjungan itu akan dibawa kembali ke Bandung untuk diterapkan dalam pengembangan sumber daya manusia lokal.
"Ini penting untuk kita. Kita belajar di sana untuk bekal di sini," ucap Igor, dikutip dari Instagram persibfans tv pada Jumat (2/10/2026).
Ilmu Pemeliharaan Lapangan dan Teknologi dari JDT
Di markas JDT, staf Persib mempelajari sistem pemeliharaan lapangan beserta manajemen fasilitas yang digunakan klub asal Malaysia tersebut. Teknologi pendukung yang dipakai JDT turut menjadi bahan kajian.
JDT dikenal memiliki infrastruktur terbaik di kawasan Asia Tenggara. Stadion berkapasitas besar dengan sistem rumput dan drainase berteknologi tinggi menjadi salah satu alasan klub asal Bandung ini memilihnya sebagai tempat belajar.
FC Seoul Jadi Contoh Struktur Organisasi Klub
Dari Korea Selatan, FC Seoul memperlihatkan bagaimana manajemen klub profesional dijalankan secara efisien. Persib ingin mengadaptasi sistem tersebut untuk memperkuat struktur organisasi internal.
Cakupan yang dipelajari mencakup pengelolaan tim hingga operasional harian. Igor menilai peningkatan kualitas staf lokal menjadi kunci agar Persib mampu bersaing dengan klub-klub besar Asia.
Fokus pada Ekosistem Sepak Bola yang Berkelanjutan
Langkah ini menunjukkan keseriusan Persib membangun klub yang berkelanjutan. Fokusnya bukan hanya pada prestasi di kompetisi, tetapi juga pada pembentukan ekosistem sepak bola yang sehat dan modern di Bandung.
Dengan mengirimkan staf ke JDT dan FC Seoul, Persib Bandung menegaskan komitmennya menjadi klub sepak bola berkelas Asia yang dikelola secara profesional. Upaya ini diharapkan meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal sekaligus memperkuat infrastruktur klub.