Pencarian

Ratusan PJU Bypass Mandalika Padam, Perbaikan Kabel Baru Dikebut H-7 MotoGP 2026

Selasa, 29 September 2026 • 10:31:01 WIB
Ratusan PJU Bypass Mandalika Padam, Perbaikan Kabel Baru Dikebut H-7 MotoGP 2026
Petugas mengecek titik PJU yang padam di sepanjang Bypass Mandalika.

MATARAM — Pemerintah Provinsi NTB bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) memilih menunda pemasangan akhir PJU di Bypass Mandalika sampai sepekan sebelum balapan. Kepala Dishub NTB Ervan Anwar menyebut penundaan itu bukan kelalaian, melainkan strategi menghadapi pencurian kabel yang berulang setiap kali event besar digelar. Jalur Bypass menghubungkan Bundaran Bandara Internasional Lombok hingga Bundaran Sengkol dan menjadi urat nadi transportasi penonton, ofisial, serta pembalap.

Ratusan Titik Padam dari Bandara hingga Sengkol

Inventarisasi lapangan mencatat ratusan titik PJU di sepanjang jalur Bypass dalam kondisi padam total. Kerusakan paling parah tersebar di ruas yang paling dekat dengan pintu masuk kawasan sirkuit. Tim teknis BPTD sudah turun memetakan titik mana saja yang perlu diganti kabel dan komponennya.

“Banyak kabel-kabel PJU yang hilang dan dipotong oleh oknum. Karena itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) menginginkan perbaikan total dilakukan mendekati pelaksanaan MotoGP. Insyaallah seluruhnya selesai dan berfungsi normal sebelum event dimulai,” kata Ervan Anwar saat dikonfirmasi.

Ervan menambahkan, tim khusus diterjunkan untuk menyisir dan mengantisipasi banyaknya PJU yang mati. Pendataan itu jadi dasar penentuan prioritas perbaikan sebelum volume kendaraan melonjak.

Pencurian Kabel Jadi Masalah Klasik Tiap Event Internasional

Pencurian kabel PJU di kawasan Mandalika bukan kasus baru. Setiap kali event berkelas internasional mendekat, pemerintah harus menguras anggaran dan tenaga ekstra hanya untuk memperbaiki fasilitas yang dirusak. Pola itu membuat instansi teknis memilih menempatkan perbaikan di ujung waktu.

Konsekuensinya, risiko teknis menumpuk di hari-hari terakhir. Jika ada gangguan di luar rencana, waktu perbaikan nyaris tidak tersisa sebelum balapan dimulai. Pemerintah daerah menyadari hal itu dan mempercepat koordinasi lintas sektor.

Sebaran APJ di Jalur Penghubung Antar-Wilayah

Pemprov NTB sudah memetakan ratusan Alat Penerangan Jalan (APJ) di ruas jalan penghubung antar-wilayah. Ruas Bundaran Metro–Bundaran Gerung disiagakan 143 unit APJ hasil kolaborasi aset Pemkot Mataram dan Pemkab Lombok Barat. Ruas Bundaran Gerung–Bundaran Sulin terpasang 88 unit APJ di bawah kewenangan Pemkab Lombok Barat.

Ruas Bundaran Sulin–Bundaran BIZAM terpasang 290 unit APJ di bawah pengawasan BPTD. Bypass Mandalika mendapat suplai penerangan terbanyak, yakni 324 unit APJ aset BPTD dan 196 unit APJ aset Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Ruas Bundaran BIZAM–Bundaran Mong ditopang 268 unit APJ milik Pemkab Lombok Tengah, sedangkan ruas Bundaran Songgong–Tri Putri didukung 72 unit APJ milik Pemprov NTB dan 70 unit APJ milik BPTD.

Koordinasi Lintas Sektor Dikebut di Sisa Waktu

Asisten II Setda NTB Lalu Moh. Faozal menegaskan koordinasi lintas sektor akan ditingkatkan masif di sisa waktu yang makin sempit. Pengecekan lapangan menyeluruh bakal dilakukan bersama BPTD, Dishub NTB, dan pengelola kawasan.

“Untuk kelengkapan fasilitas dan infrastruktur pendukung lainnya, kami terus berkoordinasi erat dengan teman-teman ITDC. Kita ingin memastikan seluruh perangkat pendukung kelancaran pelaksanaan MotoGP Mandalika benar-benar siap tanpa kendala di hari H,” tegas Faozal.

Penerangan jalan di jalur Bypass menjadi elemen krusial karena lonjakan volume kendaraan dipastikan terjadi selama gelaran balapan. Keselamatan pengguna jalan pada malam hari bergantung pada PJU yang berfungsi normal, terutama saat arus keluar-masuk penonton dari sirkuit menuju bandara dan kawasan penginapan.

Follow www.lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks