Pencarian

ITDC Pasang Hologram dan Barcode di Tiket MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Bentuk Tim Khusus Antisipasi Pemalsuan

Sabtu, 26 September 2026 • 10:31:31 WIB
ITDC Pasang Hologram dan Barcode di Tiket MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Bentuk Tim Khusus Antisipasi Pemalsuan
ITDC menyematkan hologram dan barcode pada tiket MotoGP Mandalika 2026 sebagai penanda keaslian.

MATARAM — Direktur Operasi ITDC yang juga Chairman MotoGP Mandalika 2026, Troy Reza Waroka, memastikan pemalsuan tiket tidak akan terulang pada gelaran tahun ini. Selain hologram dan barcode, ITDC membagi kategori tiket dengan warna dan gantungan berbeda sebagai lapisan pengamanan tambahan.

Perubahan bentuk dan prosedur keamanan tiket diklaim sebagai hasil evaluasi dari pengalaman penyelenggaraan sebelumnya. Penonton yang datang ke Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika diharapkan bisa masuk hanya dengan tiket yang sah.

Hologram dan Barcode Jadi Lapisan Pengamanan Baru

Troy menyebut penguatan sistem keamanan tiket dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bentuk fisik hingga prosedur verifikasi di pintu masuk. Setiap tiket MotoGP Mandalika 2026 kini disematkan hologram dan barcode sebagai penanda keaslian.

"Jadi harusnya, pemalsuan ini tidak ada. Jadi memang diubah secara bentuk, secara prosedur keamanan itu diperkuat," ujarnya.

Kategori tiket juga dibedakan lewat warna dan gantungan. Perbedaan visual itu memudahkan petugas di lapangan mengenali tiket resmi tanpa harus mencocokkan satu per satu secara manual.

Polda NTB Siapkan Tim Khusus dari Ditreskrimum

Di sisi pengamanan, Polda NTB membentuk tim khusus dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk mengantisipasi peredaran tiket dan stiker palsu. Tim ini bertugas mencegah sekaligus menangani dugaan pemalsuan selama rangkaian MotoGP berlangsung.

Waka Polda NTB Brigjen Polisi Hari Nugroho mengungkapkan kendala utama pada gelaran tahun lalu: petugas tidak memiliki pembanding resmi di lapangan. Polda sudah meminta penyelenggara menyerahkan contoh stiker dan tiket resmi sebagai acuan.

"Terkait dengan stiker dan tiket palsu. Tahun lalu kita tidak punya pembanding. Kita sudah minta ke penyelenggara bisa memberikan contoh seperti, sehingga ketika ada masalah yang menggunakan selain dari itu kita dengan kuat bisa menertibkan di lapangan," tegasnya.

Dengan adanya pembanding resmi, petugas dapat langsung menertibkan penggunaan tiket palsu tanpa harus menunggu verifikasi lanjutan dari penyelenggara.

Pengamanan Dibagi Tiga Fase, 2.697 Personel Siaga di Hari Utama

Polda NTB menyiapkan skema pengamanan tiga fase dengan jumlah personel yang disesuaikan tingkat kerawanan tiap tahapan. Pada fase pra-event, sebanyak 1.350 personel diterjunkan.

Jumlah itu meningkat menjadi 2.697 personel saat hari utama pelaksanaan MotoGP. Pada fase kepulangan, sebanyak 840 personel disiagakan untuk memastikan arus pergerakan masyarakat berlangsung aman dan tertib.

Untuk pengamanan VVIP, Korem ditetapkan sebagai penanggung jawab utama yang berkoordinasi dengan pihak MotoGP dan unsur pengamanan presiden lainnya. Kepastian kehadiran R1 masih menunggu konfirmasi resmi dari penyelenggara.

"Kesiapan hampir selesai. Kita tinggal menunggu konfirmasi dari penyelenggara terkait ada tidaknya kegiatan tambahan yang menyertai. Ini akan mempengaruhi jumlah personel," tutupnya.

Follow www.lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: globalfmlombok.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks