MATARAM — Penantian keluarga Nur Amalia Maulida berakhir setelah perempuan 27 tahun itu ditemukan di rumah seorang warga, Ibu Nurayudah, di Desa Sori Utu. Nur Amalia disebut sudah berada di desa tersebut sejak sore, sempat beristirahat di sebuah masjid sebelum akhirnya singgah ke rumah warga itu selepas Magrib.
Dalam kondisi tidak membawa uang, keberadaannya diketahui dan didampingi Babinsa serta Bhabinkamtibmas setempat. Kabar penemuan itu langsung diteruskan ke pihak keluarga yang saat itu sudah berada di wilayah Bima.
Jejak Perjalanan dari Lombok hingga Sumbawa
Sejak meninggalkan rumah pada 12 September 2026, keberadaan Nur Amalia berpindah-pindah. Keluarga melaporkan kehilangan dirinya ke Polres Lombok Tengah pada hari yang sama.
Pada 12-13 September, ia berada di sekitar Kopang, Lombok Tengah, dan sempat bermalam di sebuah masjid. Sehari kemudian, ia bergerak ke wilayah Masbagik, Lombok Timur, kembali bermalam di masjid, dan sempat diajak berbincang oleh kepala dusun setempat.
Perjalanan berlanjut ke Pringgabaya, Lombok Timur. Pada 15-17 September, warga melihatnya bermalam di depan Polsek Pringgabaya. Setelah itu, Nur Amalia menyeberang ke Pulau Sumbawa dan menginap di rumah warga Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, pada 19 hingga 21 September.
Sempat ke Polsek Rasanae Barat Tanpa Identitas
Jejaknya kemudian terdeteksi di Kota Bima. Pada Selasa malam (22/9/2026), Nur Amalia mendatangi Polsek Rasanae Barat. Informasi itu baru diketahui keluarga setelah pihak polsek menyampaikan bahwa perempuan tersebut sempat datang ke kantor mereka.
Saat itu, Nur Amalia tidak diamankan karena tidak membawa identitas diri. Polisi pun belum mengetahui bahwa ia telah dilaporkan hilang oleh keluarganya di Lombok Tengah.
Sehari berselang, kabar keberadaannya kembali muncul. Warga Desa Sori Utu mengenalinya setelah melihat pamflet orang hilang yang beredar.
Serah Terima di Polsek Manggelewa
Rekan keluarga yang ikut dalam proses penjemputan, Arif Rahman, mengatakan pihaknya tiba di Manggelewa sekitar pukul 00.00 WITA.
"Kami nyampe Manggelewa sekitar jam 12. Setelah selesai serah terima di Polsek Manggelewa, langsung balik ke Bima lagi," kata Arif.
Sebelum meninggalkan Manggelewa, Nur Amalia dibawa ke Polsek Manggelewa untuk proses serah terima dari warga kepada pihak keluarga sekaligus berpamitan. Penemuan itu sekaligus mengakhiri pencarian keluarga selama hampir dua pekan.
Nur Amalia kini telah bersama keluarganya dan dijadwalkan kembali ke Praya, Lombok Tengah, pada Kamis (24/9/2026).