Sayu Bella Sukma Dewi Raih Perunggu Balap Sepeda Gunung Asian Games 2026

Penulis: Mardian Syah  •  Kamis, 24 September 2026 | 13:04:01 WIB
Atlet balap sepeda gunung Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, meraih medali perunggu pada final Putri Cross-country Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

NUSA TENGGARA BARAT — Sayu Bella Sukma Dewi menyumbang medali perunggu untuk Indonesia pada final Putri Cross-country cabang balap sepeda gunung Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Balapan yang digelar 24 September 2026 itu dimenangi Wu Zhifan dari China, disusul rekan senegaranya Liang Zhenglan di posisi kedua. Tambahan perunggu ini menjaga Indonesia di peringkat 23 klasemen medali dengan koleksi 0 emas, 1 perak, dan 15 perunggu.

Final Putri Cross-country menjadi satu-satunya nomor balap sepeda gunung yang tuntas pada hari keenam Asian Games 2026. Balapan dimulai pukul 09.00 WIB dan langsung menyajikan duel ketat antara dua pembalap China di barisan depan.

Hasil Final Putri Cross-country

Wu Zhifan mengunci medali emas, sementara Liang Zhenglan harus puas dengan perak. Sayu Bella Sukma Dewi melengkapi podium dengan perunggu, hasil terbaik Indonesia di nomor ini sepanjang gelaran Asian Games 2026.

Bagi Indonesia, medali dari Sayu menjadi satu dari sedikit tambahan di papan perolehan medali. Kontingen Merah Putih belum sekalipun meraih emas hingga pembaruan data pukul 10.50 WIB, 24 September 2026.

Posisi Indonesia di Klasemen Medali

Indonesia berada di peringkat 23 dengan total 16 medali: 0 emas, 1 perak, dan 15 perunggu. Raihan ini menempatkan Indonesia di luar 20 besar negara peraih medali terbanyak.

China masih memimpin jauh dengan 61 emas, 24 perak, dan 10 perunggu atau total 95 medali. Tuan rumah Jepang menyusul di posisi kedua dengan 15 emas, 25 perak, dan 32 perunggu (total 72).

Peta Persaingan 20 Besar

Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 9 emas, 8 perak, dan 25 perunggu (total 42). Kazakhstan di posisi keempat dengan 8 emas, 6 perak, dan 9 perunggu (total 23), disusul Iran dengan 6 emas, 7 perak, dan 2 perunggu (total 15).

Dari Asia Tenggara, Thailand tampil paling produktif dengan 5 emas, 3 perak, dan 5 perunggu (total 13). Malaysia mengoleksi 3 emas, 1 perak, dan 5 perunggu (total 9), sedangkan Singapura mencatat 1 emas, 3 perak, dan 2 perunggu (total 6).

Vietnam berada di bawah Singapura dengan 1 emas, 1 perak, dan 9 perunggu (total 11). Myanmar menutup daftar negara ASEAN di 20 besar dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu (total 3).

Negara Lain di Luar 20 Besar

Sejumlah negara Asia lain turut mengumpulkan medali meski tak masuk jajaran 20 teratas. India mencatat 1 emas, 6 perak, dan 7 perunggu (total 14), sementara Taiwan (Chinese Taipei) mengoleksi 1 emas, 3 perak, dan 10 perunggu (total 14).

Makau meraih 1 emas, 4 perak, dan 1 perunggu (total 6). Yordania dan Myanmar sama-sama mengumpulkan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu (total 3).

Jadwal dan Nomor Berikutnya

Cabang balap sepeda gunung Asian Games 2026 masih menyisakan sejumlah nomor yang belum dipertandingkan. Jadwal dan hasil terbaru dapat dipantau melalui kanal resmi penyelenggara Asian Games 2026 maupun situs resmi kontingen Indonesia.

Perolehan medali diperbarui secara berkala mengikuti hasil tiap pertandingan yang tuntas pada hari berjalan.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top